Samsat Ponorogo Hadirkan Program “Polantas Karib”, Polisi Makin Dekat dengan Masyarakat
Ponorogo,pilarpubliknews.com
Suasana pelayanan di Samsat Ponorogo terasa lebih bersahabat. Warga yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan tidak hanya berhadapan dengan prosedur dan antrean, tetapi juga mendapatkan pendampingan langsung dari anggota kepolisian melalui program “Polantas Karib”, Rabu (9/9/2026).
Program yang digagas Korlantas Polri dan diterapkan melalui Ditlantas Polda Jawa Timur tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih humanis. Kehadiran petugas di tengah masyarakat tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga membuka ruang komunikasi agar warga lebih mudah mendapatkan informasi dan menyampaikan kendala yang dihadapi.
Melalui pendekatan tersebut, petugas berupaya menghapus kesan pelayanan kepolisian yang kaku. Warga diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung mengenai berbagai kebutuhan administrasi kendaraan, termasuk prosedur yang harus ditempuh saat melakukan pengurusan dokumen kendaraan.
Pendekatan humanis ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Petugas dituntut tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga mampu memberikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.
Kanit Regident Samsat Ponorogo, Irno Johanatama, S.H., M.Hum., mengatakan program Polantas Karib merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Program ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin setiap warga merasa terbantu dan dihargai saat berurusan dengan kepolisian,” ujarnya.
Menurutnya, interaksi langsung antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana pelayanan yang lebih nyaman. Warga tidak perlu merasa sungkan ketika membutuhkan informasi maupun penjelasan mengenai proses administrasi yang sedang dilakukan.
Program tersebut juga diarahkan untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, petugas dapat mengetahui kebutuhan warga sekaligus memberikan solusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Respons positif pun datang dari masyarakat yang merasakan langsung pendekatan tersebut. Salah seorang warga mengaku lebih nyaman ketika mendapatkan penjelasan secara langsung dari petugas, terutama saat mengurus administrasi kendaraan.
“Jadi tidak canggung lagi kalau mau bertanya,” ungkap warga tersebut saat mengurus proses penggantian STNK lima tahunan.
Kehadiran Polantas Karib di Samsat Ponorogo diharapkan tidak berhenti sebagai program pelayanan semata. Lebih dari itu, pendekatan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian melalui pelayanan yang ramah, terbuka, profesional, dan tetap berpedoman pada aturan.
Dengan polisi yang hadir lebih dekat dan mau mendengarkan, pelayanan publik diharapkan tidak lagi sekadar menjadi proses administratif, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi dan kepercayaan antara kepolisian dengan masyarakat.
Red
Tidak ada komentar