MENU Minggu, 19 Apr 2026

Rumor Adanya Ratusan Juta Untuk Cabut Laporan Mantan Kades Selotambak Abd Hamid.

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Des 2024 11:28 0 132 admin

Rumor Adanya Ratusan Juta Untuk Cabut Laporan Mantan Kades Selotambak Abd Hamid.

 

PASURUAN, Pilarpubliknews. Com

Beredarnya rumor mantan Kades Selotambak, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Abd Hamid, menerimah sejumlah uang ratusan juta rupiah dari pencabutan laporan atas kasus pemalsuan tanda tangan dengan terlapor Ahmad, di Polres Pasuruan Kota.

 

Guna mendapat kejelasan rumor tersebut beberapa Jurnalis menemui mantan Kades Selotambak, Abd Khamid, dan meminta keterangan kebenaran rumor tersebut, bertempat dikediamannya Dusun Utara, Desa Selotambak, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, (26/12/2024) Siang

 

Dalam pengakuannya Abd. Hamid, mantan Kepala Desa Selotambak, membenarkan adanya pencabutan laporan tersebut, yang menurutnya dilakukan perkiraan

dibulan Puasa Tahun 2024 sekira 9 bulan berlangsung hingga sekarang.

 

Namun terkaitrumor yang menyebutkan adanya sejumlah uang dengan nilai fantastis yaitu ratusan juta rupiah, Abd. Hamid, mantan Kades Selotambak ini langsung menepis tegas bahwa rumor tersebut tidak benar. Dengan menerangkan bahwa pencabutan laporan dengan terlapir Sdr. Akhmad, tanpa menyebut setatus selaku apa. Dilakukan atas dasar kemanusiaan mengatasnamakan permintaan warga.

 

“Iya memang benar saya sendiri yang mencabut laporan atas permintaan warga dan demi kebaikan serta keamanan bersama seluruh warga sini. Karena kalau tidak kasihan warga tanahnya tidak akan dibayar. Tapi saya tidak menerimah uang sepeserpun.” Bantah Abd. Hamid. Mantan Kades Selotambak.

 

Lebih lanjut nenurutnya kasus tersebut sudah selesai dan ia juga mengaku jika sudah lama mendengar rumor terkait diasumsikan terima uang ratusan juta dari pencabutan laporan itu. Namun pihaknya tidak menggubris karena merasa tidak menerimah uang seperti yang didugakan.

 

“Kalau kasusnya dari laporan itu telak dan jelas terkait pemalsuan tanda tangan saya. Yang dibuat setelah saya sudah tidak menjabat namun direkayasa seolah tanda tangan tersebut saya buat semasa menjabat. “Pungkasnya Abd. Hamid. Mantan Kades Selotambak.

 

Tim 203.99/red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA