Tragedi SMP negeri 1 pasuruan kesurupan ber gilir sampai sekarang
Pasuruan,pilarpubliknews.com
Kesurupan merupakan gangguan mental yang menyebabkan seseorang merasa dirinya jadi orang lain, seperti jelmaan makhluk halus, atau yang lainya. Seperti salah satu yang terjadi di SMPN 1 Kota Pasuruan yang mengalami kejadian kesurupan di gedung sekolah kelas 8 E pada hari jumat ,
Berawal dari mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Pramuka disekolah, para siswa semua berkumpul dilapangan sekolah untuk melaksanakan kegiatan pramuka tersebut hingga tanpa diketahui bahwa ada salah satu siswa yang tidak mengikuti kegiatan itu malah dia memilih untuk menyendiri di dalam kelas dengan menutup pintu hingga jendela pun ikut tertutup dan memutar lagu gamelan melalui hp pribadinya hingga menyanyikan lagu lingsir wengi sontak saja seketika musik gamelan baru di putar detik itupun juga siswa itu langsung kesurupan.
mendengar adanya suara aneh di dalam sekolah para siswa dan guru pengajar pun ikut berlari untuk melihat di dalam ruangan kelas 8 tersebut hingga didalam kelas pun ada satu murid tanpa diketahui oleh gurunya murid tersebut berada di dalam kelas.
Hingga guru beserta siswa yang lainya menyaksikan bahwa siswa tersebut kerasukan mahluk halus sendiri dengan posisi berada di bangku pojok sekolah mengamuk hingga terkesan bahwa itu yang masuk adalah jasad orang lain.
Ironisnya sempat terlihat salah satu teman satu kelas yang mengetahui bahwa murid tersebut sebelum kerasukan dia telah memakan bunga melati dengan tujuan dan maksud apa kami juga tidak bisa menjelaskan untuk apa dan buat apa,”Kata Siswa.
Bahkan ada salah satu guru pun yang sempat memantau dalam keseharian dia seketika siswa itu nyampai di sekolahan kenapa siswa tersebut sepertinya selalu menangis bahkan kerasukan ini sampai terjadi dan guru pengajar pun sempat menghubungi pihak orang tua hingga orang tuanya pun datang ke sekolah saya pun bertanya kenapa setiap sampai disekolah anak ini selalu menangis dan ternyata si siswa tersebut dari rumahnya sudah ada masalah di keluarganya seperti mengalami Faktor psikologis, seperti tekanan batin, beban pikiran, kesedihan, trauma, atau bingung,”Ungkapnya.
Mulai dari hari jumat dan sabtu pun anak yang pertama kali kesurupan pun tidak masuk sekolah jadi hari itu juga ada teman lainnya yang ikut kesurupan juga hingga hari ini Rabu (20/11/2024) ada 5 anak yang juga ikut kesurupan
Tapi alkhamdulillah dari pihak sekolah sudah menghubungi pihak orang tua dari kelima siswa tersebut bahkan ada yang sempat ada satu siswa sudah tersadarkan diri dan empat yang lainya sudah dibawa pulang sama pihak keluarga,Tuturnya.
Hingga kami selaku awak media juga menanyakan dan harapan apa yang harus dilakukan oleh pihak sekolah supaya kejadian semacam ini tidak terulang lagi dan siapa yang harus bertanggung jawab.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan pun mengatakan pihaknya pun akan Mengorganisir dan menyusun kegiatan kesiswaan, seperti kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka pun akan dibatasi hanya dengan jam 4 sore agar tidak terlalu sore atau surup kata orang tua zaman dahulu,dan untuk hari ini saya juga sudah menyiapkan dan sudah mengumpulkan data kebenaran terkait adanya hal kesurupan dan kerasukan para siswa ini kepada Dinas terkait”Ungkap khoirul Anam.
Dan kami berharap juga bantuan untuk para awak media untuk mempublikasikan agar kejadian semacam ini tidak terjadi lagi dan tidak di alami oleh sekolahan yang lain,”Tutupnya.
Agus
Tidak ada komentar